CURHAT

hanya ingin jujur,

munafik bukan kata yang kumiliki

dalam kamus hidupku.

…di suatu titik aku berada

ingin rasanya aku

menyalahkan Tuhan

memarahi-Nya

menghujat-Nya habis habisan

aku ingin memakinya dengan

seluruh luapan amarahku

…di suatu sudut aku bercermin

aku tak boleh,

aku tak boleh menyalahkan Tuhan

memarahi-Nya

apalagi menghujat-Nya habis habisan

aku tak boleh mencacinya dengan

seluruh luapan amarahku

…di suatu posisi aku terdiam

aku ingin teriak

teriak sekeras kerasnya

menangis sekencang kencangnya

dan juga, aku ingin sekali

membanting semua emosiku

dalam balutan imanku.

Ia pasti tahu, pasti.

H 3121 KA

061207

One Response to “CURHAT”

  1. tomy Says:

    ketika satu pintu ditutup pintu yang lain dibukakan
    namun karena kita selalu terpancang pada pintu yang tertutup itu & menyesalinya, kita tak mampu untuk melihat pintu-pintu lain yang dibukakan bagi kita :mrgreen: tetap semangat Dik

Leave a Reply